Inovasi Dalam Pembangunan PLTM

Inovasi Dalam Pembangunan PLTM

Saya beberapa kali diminta oleh beberapa pucuk pimpinan perusahaan pengembang PLTM/PLTA, baik di Jakarta maupun di Medan, untuk memberikan saran bagi rencana  proyek PLTM/PLTA mereka. Pada umumnya mereka adalah perusahaan yang baru More »

Tantangan Investasi di PLTM dan PLTA

Tantangan Investasi di PLTM dan PLTA

Sebagai tenaga ahli, sekaligus pemerhati, bidang energi tenaga air (hydropower) saya merasa gembira dengan telah diterbitkannya beberapa peraturan maupun undang-undang oleh pemerintah Republik Indonesia belakangan ini berkenaan dengan upaya pendayagunaan energi-energi terbarukan More »

Potensi Bagus PLTM di Sulawesi Tengah

Potensi Bagus PLTM di Sulawesi Tengah

Kami telah melakukan studi potensi energi tenaga air (hydropower) di provinsi Sulawesi Tengah, tepatnya di kabupaten Donggala. Lokasi potensial untuk PLTM ini terletak di suatu wilayah pegunungan yang sangat ideal untuk skema More »

Perencanaan PLTM – Mini dan Mikro Hidro

Perencanaan PLTM – Mini dan Mikro Hidro

Kini semakin banyak investor lokal dan asing yang ingin mengembangkan PLTM/PLTA di  Indonesia karena memang banyak lokasi yang sangat potensial dan ideal. Dalam kegairahan ini, peran para konsultan perencana PLTM amatlah vital More »

Hydropower is Largest Renewable Energy

Hydropower is Largest Renewable Energy

Definition of Hydropower Hydropower or “water power” can be defined as the potential energy contained in water at a height. Water constantly moves through a vast global cycle (Figure 1), evaporating from More »

 

Hampir Rp9 Triliun Nilai Investasi di PLTM

nvestasi pltm indobangun energy

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) telah menetapkan 92 badan usaha sebagai pengelola tenaga air untuk pembangkit listrik sampai 10 megawatt (MW), yang lebih dikenal sebagai kategori PLTM (Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro).

Seperti dikutip dari data Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi, badan usaha tersebut ditetapkan melalui Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Permen ESDM) dengan potensi pembangkitan 422.07 MW dengan perkiraan nilai investasi Rp8,8 triliun. Ini adalah data per November 2015.

Saat Terbaik Investasi di PLTM dan PLTA

indobangun energy perencanaan pltm konsultan pltm investasi pltm

Investasi Anda kembali dalam 4 tahun, 16 tahun selanjutnya menuai net profit

Indonesia memiliki Potensi Energi Baru Terbarukan (EBT) yang sangat besar diantaranya: mini hidro sebesar 450 MW, Biomass 50 GW, energi surya 4,80 kWh/m2/hari, dan energi nuklir 3 GW.

Apalagi kini pemerintah RI telah menetapkan target pembangunan pembangkit listrik sebesar 35.000 MW dalam lima tahun mendatang, dimana kebijakan ini berfokus memberi kesempatan dan keuntungan yang sebesar-besarnya  bagi pengembang listrik swasta (Independent Power Producer)

PPA – Kontrak Jual Beli Listrik PLTM dengan PLN

indobangun energy investasi pltmh

Tentang PPA

Dalam proses implementasi Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM), ada satu tahap yang terpenting bagi para pengembang maupun investor yaitu tahap PPA (Power Purchase Agreement) atau Kontrak Jual Beli Listrik antara pengembang PLTM dengan PT. PLN. Dengan telah ditetapkannya PPA maka ada jaminan bahwa listrik yang akan dihasilkan oleh PLTM (atau PLTA) tersebut pasti akan dibeli oleh PT. PLN dengan harga yang telah ditetapkan sesuai dengan Peraturan Pemerintah. Jangka waktu PPA untuk PLTM ialah selama 20 (duapuluh) tahun.

Dengan dasar PPA inilah maka para pengembang PLTM berani melaksanakan konstruksi fisik PLTM. Syarat utama untuk memperoleh PPA

Inovasi Dalam Pembangunan PLTM

indobangun energy, inovasi perencanaan pltm, konsultan pltm, investasi pltm

Saya beberapa kali diminta oleh beberapa pucuk pimpinan perusahaan pengembang PLTM/PLTA, baik di Jakarta maupun di Medan, untuk memberikan saran bagi rencana  proyek PLTM/PLTA mereka. Pada umumnya mereka adalah perusahaan yang baru memulai berkiprah di bidang ini. Saya sering kali menekankan kepada mereka bahwa salah satu keberhasilan pengembangan PLTM/PLTA adalah inovasi dalam struktur bangunan air (civil works) maupun mechanical-electrical works. Atas saran saya ini, ada yang menyambut baik, dan kebanyakan tidak mengaanggap penting tentang inovasi tersebut. Hal ini jelas membuat saya sangat heran! Ini menunjukkan bahwa kebanyakan dari para pengembang dan investor PLTM/PLTA baru di Indonesia masih belum mengerti benar mengenai seluk-beluk pengembangan PLTM/PLTA (hydropower engineering). Barangkali mereka masih belum bisa melepaskan diri dari paradigma berpikir atau filosofi pada jenis bisnis yang mereka geluti sebelumnya!

Tantangan Investasi di PLTM dan PLTA

indobangun energy potensi pltm di sumut

Sebagai tenaga ahli, sekaligus pemerhati, bidang energi tenaga air (hydropower) saya merasa gembira dengan telah diterbitkannya beberapa peraturan maupun undang-undang oleh pemerintah Republik Indonesia belakangan ini berkenaan dengan upaya pendayagunaan energi-energi terbarukan yang demikian besar potensinya di bumi Indonesia ini. Target pengembangan pembangkit listrik 35.000 MW oleh pemerintah patutlah kita dukung bersama pelaksanannya. Menurut saya, itu bukanlah hal yang mustahil.

Di lain pihak, timbulnya antusiasme di kalangan dunia usaha (swasta) untuk berperan aktif dalam pengembangan energi listrik program 35.000 MW pun membuat saya sangat gembira. Saya pun berkomitmen untuk membantu seluruh pihak, siapa pun, yang ingin berinvestasi dalam pengembangan, khususnya,  pembangkit listrik tenaga air (PLTA) atau yang tipe minihidro (PLTM).

Model Penerbitan Izin Prinsip

Ada beberapa pengalaman dari diri saya pribadi yang dapat saya bagikan kepada Anda, yakni pada saat saya terlibat langsung dalam kegiatan-kegiatan pengembangan PLTA  PLTM di beberapa lokasi.

Strategi Investasi di Energi Tenaga Air (PLTA)

indobangun energy investasi plta dan pltm potensi pltm di sumut dan aceh

Strategi investasi di PLTA dan tipe-tipe Investor

Investasi di bidang pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) atau hydropower, baik pada skala PLTA besar, PLTA Minihidro (PLTM), ataupun PLTA Microhidro (PLTMH) selalu menarik bagi para investor. Alasan utamanya, karena dunia saat ini menyadari bahwa sumber energi fosil (minyak bumi, batubara, gas) akan segera habis dari dalam perut bumi. Setiap negara kini mengembangkan program pendayagunaan energi baru dan terbarukan (EBT) yang ramah lingkungan, sebagai pengganti bahan bakar fosil.

Diantara sumber EBT, tenaga air (hydropower) adalah yang paling banyak diminati oleh para investor karena tersedia berlimpah dan teknologinya relatif mudah dikuasai, serta cashflow investasinya lebih disukai oleh para investor, dimana BEP nya lebih cepat tercapai, serta biaya operasional dan pemeliharaannya jauh lebih murah.

Potensi Bagus PLTM di Sulawesi Tengah

potensi pltm si sulawesi tengah, potensi pltm indobangun energy

Kami telah melakukan studi potensi energi tenaga air (hydropower) di provinsi Sulawesi Tengah, tepatnya di kabupaten Donggala. Lokasi potensial untuk PLTM ini terletak di suatu wilayah pegunungan yang sangat ideal untuk skema PLTM dengan High Head, yang mana dengan tersedianya head (tinggi jatuh) yang tinggi memungkinkan pembangkitan listrik dengan sangat optimal dengan biaya investasi yang rendah.

Tinggi jatuh (head) yang tersedia mulai dari 100 meter hingga 300 meter. Adapun debit sungainya juga sangat bagus, walaupun saat musim kemarau debitnya masih stabil. Lagipula airnya sangat jernih dan dingin sejuk yang menandakan bahwa kondisi lingkungan daerah aliran sungai (DAS) terjaga dengan baik. Anda bisa melihat fakta-fakta ini dari foto-foto yang telah kami dokumentasikan.

Perencanaan PLTM – Mini dan Mikro Hidro

perencanaan pltm, perencanaan plta, investasi di pltm, investasi di plta, indobangun energy

Kini semakin banyak investor lokal dan asing yang ingin mengembangkan PLTM/PLTA di  Indonesia karena memang banyak lokasi yang sangat potensial dan ideal. Dalam kegairahan ini, peran para konsultan perencana PLTM amatlah vital sehingga diharapkan mereka benar-benar menguasai dan memahami  kriteria perencanaan yang benar untuk merancang PLTM. Ada baiknya petunjuk dan saran-saran dari pakar hydropower Anda perhatikan.

Dalam perencanaan PLTA (pembangkit listrik tenaga air) berkapasitas kecil (Small Hydropower Plant), termasuk Mikro Hidro dan Mini Hidro (PLTM), Prof.Dr. E. Mosonyi, pakar tenaga air legendaris asal EropaTimur, berpendapat:

  • Perkataan Mikro atau Mini tidak berarti bahwa untuk perencanaan dan pelaksanaan diperlukan juga otak “mikro”, tetapi sebaliknya: PLTM membutuhkan sarjana teknik yang mempunyai pengetahuan yang tinggi dan juga berpengalaman.

Hydropower is Largest Renewable Energy

indobangun energy investment in hydropower plant in indonesia

Definition of Hydropower

Hydropower or “water power” can be defined as the potential energy contained in water at a height. Water constantly moves through a vast global cycle (Figure 1), evaporating from lakes and oceans, forming clouds, precipitating as rain or snow, then falling back to the ocean. The energy of this cycle can be tapped to produce electricity or for mechanical tasks like grinding grain. One third of the solar radiation reaching the Earth is responsible for running of the hydrologic cycle. Therefore, the energy of water never fails to be replenished. Because the hydrologic cycle is a never ending system, hydropower is considered a renewable energy. Indeed, it is the largest renewable resource used for electricity generation.

Krisis Listrik di Aceh Berlanjut

Aceh Defisit Listrik

Seperti Sumut, wilayah Aceh (NAD) juga mengalami krisis listrik. Solusi yang diambil pun sama saja, yakni menyewa genset. Pihak PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) menyampaikan krisis listrik terjadi di Aceh dalam beberapa waktu terakhir disebabkan berkurangnya pasokan dari pembangkit di Sumatera Utara. Beberapa mesin pembangkit yang dikelola PLN mengalami kerusakan, makanya terjadi pemadaman tidak terencana,” demikian kata General Manager PT PLN (Persero) Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), Sulaiman Daud pada 23 September 2013.

 Selama ini, kebutuhan listrik di Aceh dipasok melalui dua sistem, pertama melalui jaringan interkoneksi Sumatera Utara (Sumut) sebanyak 252 megawatt (MW) dan kedua adalah melalui pembangkit listrik sistem isolated yang ada di Provinsi NAD, yakni 99 MW. Sementara beban puncak  pemakaian listrik di Provinsi Aceh mencapai 351 MW. Menurut data PLN Wilayah NAD pelanggan PLN di Aceh sekarang sudah 1,1 juta. Sebanyak 95% diantaranya adalah rumah tangga.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.